Bukan Les yang Memberi Nilai Tinggi, tetapi Allah

Tahun ajaran baru 2018/2019 telah mulai sejak dua bulan yang lalu. Siswa sudah mulai disibukkan dengan tugas sekolah. Tempat bimbingan belajar sudah kembali dipenuhi oleh siswa. Aktivitas luar biasa kembali dijalankan. Pergi sekolah, lanjut les hingga maghrib. Pulang sekolah lanjut lagi buat tugas untuk keesokan harinya. Mau atau tidak akan tetap harus dijalankan. Hanya mereka yang paham dan berani mengambil resiko bisa terlepas dari rutinitas tersebut.

Jadwal belajar yang begitu padat membuat banyak siswa dikejar waktu. Waktu 24 jam terasa kurang. karena persaingan juga semakin tinggi. Jika kamu tidak mendapatkan nilai bagus disekolah akan ada dua kemungkinan. Pertama menambah jam les, kedua tukar tempat les. Kedua kemungkinan itu sama saja menurut saya. Karena intinya siswa akan terus memiliki rutinitas itu. 

Dua kemungkinan diatas bisa kita simpulkan bahwa les menjadi kunci kesuksesan nilai seseorang. Pergi pagi, pulang maghrib kadang sampai isya dirumah. Dari semua itu ada waktu yang luar biasa, tapi hilang percuma. Waktu itu adalah waktu untuk shalat, waktu untuk berdoa kepada sang pemilik ilmu, Allah SWT. 

Sibuk les dan belajar tiap hari, tapi lupa akan kuasa Sang Ilahi. Jika kita sadar, bukan les yang membuat kita lulus, tetapi atas izin Allah. Mahal luar biasa pun biaya les, nyaris 24 jam pun belajar jika Allah tak izinkan menjadi juara kelas tetap tidak akan berhasil. Kita rela Menyusun jadwal les sebaik mungkin, tapi lupa memasukkan waktu mendekatkan diri pada Allah sebaik mungkin.

Ketika tidak lulus, kita mudah menyalahkan Allah tak sayang kita hambaNya. sebelum itu kita adakah meluangkan waktu sejenak untuk berdekatan dengan Nya? 

Kita selalu berbicara nilai tinggi karena les di tempat A, B, dan C. Lulus perguruan tinggi karena belajar begini dan begitu. Padahal yang harus kita sadari semua itu atas izin-Nya. Bukan les yang meluluskan, tetapi Allah.  Maka jemputlah ridho-Nya di setiap doamu selesai shalat. Jemputlah keberkahannya disepertiga malam.  Les adalah sebuah wadah bagi kita untuk berusaha agar bisa lulus. Sebuah wadah untuk mendapatkan ilmu. Namun bukan les menjadi tempat mutlak mendapatkan nilai bagus, tetapi Allah yang memberikan itu. (re.nuha)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *