Karena Perubahan di Genggaman Pemuda

 

Pemuda adalah generasi estafet pembangunan bangsa yang menjadi harapan setiap negara. Pemuda diharapkan menjadi pelopor dan inovator yang siap menjadi garda terdepan dalam memperbaiki bangsa ini. Memperbaiki seluruh tatanan kehidupan.

Kebesaran pemuda bukanlah tidak beralasan. Dalam sejarah sudah banyak terukir peran pemuda yang membuat perubahan besar dan itu belum tentu bisa dilakukan selain pemuda. Dalam kemerdekaan Republik Indonesia, pemuda telah menorehkan pengaruhnya. Saat pemimpin bangsa golongan tua masih lama berpikir untuk memproklamirkan Indonesia bebas dari sentuhan penjajah, pemuda terus mendesak akan kemerdekaan itu segera Indonesia sandang. Karena desakan semangat pemuda yang merah berkobar, akhirnya proklamasi Indonesia dibacakan pada 17 Agustus 1945 bertepatan dengan bulan Ramadhan.

Mari kita mencoba menelusuri sejarah lebih jauh masanya. Kita tentu tahu tentang kebesaran Kerajaan Majapahit. Kebesarannya menaungi seluruh nusantara. Dan tentu kita juga tahu siapa dalang dari kejayaan Majapahit itu. Dialah Raja Hayam Wuruk, yang memimpin Majapahit saat masih berumur 16 tahun. Usia yang masih sangat muda. Dan itulah pemuda yang membuktikan pemuda bisa membuat perubahan.

Masih banyak lagi peran pemuda yang dibukukan dalam sejarah. Tapi, dua contoh di atas mungkin sudah cukup membuka mata kita untuk lebih lebar untuk melihat betapa luar biasanya pemuda. Walaupun begitu, masih akan muncul pertanyaan dalam benak kita. Apakah seluruh pemuda bisa seperti itu? Dan apakah pemuda sekarang masih memiliki ngauman dan taringnya?

Cukup memprihatinkan memang jika kita lihat kondisi pemuda sekarang. Karena sepertinya pemuda telah kehilangan karakter. Karakter adalah hal penting yang menentukan pemuda. Ketika karakter itu lenyap maka pemuda akan melangkah tanpa arah yang jelas. Terombang ambing oleh topan perubahan zaman. Untuk mepertahankan kekuatan bangsa yang berasal dari pemuda maka setiap elemen bangsa harus membangun karakter pemuda. Proyek pembangunan karakter ini tidak bisa kita lakukan sekali saja dan hasilnya instant. Harus dilakukan secara serius, bertahap dan kontiniu.

Hal utama yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas diri pemuda. Karena hanya pemuda yang mempunyai kualitas diri yang baik yang bisa diandalkan dan memberi kontribusi terbaik. Jelas, seorang pemuda tidak mungkin bermetafosis menjadi tokoh yang besar jika tidak memiliki kualitas individu yang mendukung dan kapasitas yang memadai. Pemuda tidak akan bisa menorehkan perubahan besar jika pemuda tersebut hanyalah ”pemuda yang lemah” atau ”pemuda biasa-biasa saja”. Yang dimaksudkan kualitas di sini bisa dalam berbagai aspek seperti intelektual, finansial, maupun kemampuan dalam memimpin (leadership). Satu hal yang perlu diketahui bahwa ketika seorang pemuda hanya dibekali dengan materi atau pendidikan tetapi tidak memiliki karakter yang siap memberi perubahan, maka semua itu omong kosong dan sia-sia. Ilmu yang dimiliki hanya akan tersimpan rapi dalam dirinya, tanpa menumbuhkan manfaat. Oleh karena itu dibutuhkan sosok pemuda kuat yang siap dari berbagai aspek dimana ia memiliki pengetahuan dan karakter yang bisa mengubah peradaban menjadi lebih baik.

Sambil meningkatkan kualitas diri pemuda ada beberapa karakter penting yang harus bahkan wajib dimiliki pemuda jika ingin kembali mengguncang Indonesia bahkan dunia dengan karya besarnya, seperti tokoh-tokoh bangsa terdahulu. Diantaranya sikap jujur yang menjadi modal penting dalam menjalani kehidupan. Kejujuran saat ini sudah menjadi perkara yang mahal dan langka. Dan jika ini dibiarkan maka kita hanya akan menunggu kepunahan bangsa ini. Maka sejak dari kecil pemuda harus ditanamkan benih-benih kejujuran sehingga nantinya diharapkan akan berbuah kebaikan. Karakter lain yang harus ada pada pemuda adalah mental yang siap berkompetisi, menjadi inovator dan inspirator perubahan dan berpikir visioner untuk kemakmuran bangsa. Sikap berani dan tegas juga karakter yang penting dimiliki pemuda.

Pembangunan karakter pemuda bukanlah tugas segelintir orang saja. Tapi seluruh rakyat dan bangsa Indonesia berkeharusan untuk ikut andil dalam hal ini. Karena efeknya akan memberi dampak positif untuk kemajuan bangsa ini. Taring pemuda yang sudah mulai tumpul harus segera kembali diasah semakin tajam agar bisa mengaum di kancah arus globalisasi. Membuktikan bahwa Indonesia bukan negara biasa tapi Indonesia adalah negara luar biasa yang dipenuhi pemuda yang luar biasa. Membangun karakter pemuda adalah kerja besar untuk perubahan besar.

Share

ASSALAM Sumatera Barat

Asosiasi Pelajar Islam (ASSALAM) Sumatera Barat. Bersatu Menjalin Ukhuwah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *