A Reader Would Become A Leader

Goedendag!! How’s life guys?
Pernahkah kita lihat kebiasaan para pemimpin dunia dalam mengisi waktunya? Yaa..Membaca!! Mereka selalu mencoba meluaskan cakrawala berpikir dan mengupgrade diri dengan menenggelamkan dirinya dalam buku-buku. Ga cuma itu loh guys..Banyak juga orang menikmati sastra untuk mengisi waktu luangnya.  Nah yang jadi pertanyaannya kenapa ya generasi jaman now, kebanyakan lebih suka pantengin gadget ketimbang baca buku? Dimana-mana dan kapan aja megang hp mulu—di rumah, jalanan, sekolah, angkutan umum, dll. 

Nah ini nih tips gimana biar betah berlama-lama dengan buku:

1. Cari alasan kenapa kamu mesti baca buku kalau kamu termasuk orang yang rada malas atau orang yang sedikit waktu luangnya. Yaa kita mesti merenung-renung, apakah waktu yang kita habiskan seharian atau aktivitas kita di waktu senggang sudah menambah pengetahuan dan mengasah keterampilan atau tidak?? Baca buku ga melulu yang berat-berat. Sastra dan syair-syair juga bisa jadi alternatif bagi kamu yang suka seni atau yang lagi ngisi waktu istirahatnya dengan buku.

2. Untuk memulainya—carilah buku yang rasa-rasanya menarik minatmu. Baca buku ga mesti judul-judul tuntutan sekolah kok. Apa aja boleh..tapi pastikan dulu kamu suka bukunya. Caranya bisa lihat judulnya, sinopsisnya, daftar isinya, cerita-cerita orang yang sudah membacanya, dll. 

3. Tahap lanjutan bila membaca sudah jadi kebutuhanmu. Hal yang mesti kamu lakukan adalah menyusun kurikulum bacaanmu sendiri. Kamu mesti punya targetan-targetan bacaan yang kemudian akan menambah kapasitas diri dan menopang kebutuhanmu.  Kita sadar membaca buku menghabiskan banyak waktu, karna itu kita mesti punya prioritas dalam bacaan-bacaan.  Kalau kamu terbiasa beli buku setiap bulannya atau terbiasa mencari judul-judul baru di pustaka setelah menyelesasikan sebuah buku. Maka pastikan buku berikutnya sudah akan memenuhi targetanmu. 

Kurikulum bacaan ga perlu rumit-rumit. Kamu cukup menyusun tema apa-apa saja buku yang hendak kamu capai dalam jangka waktu tertentu. Misalnya kamu menyusunnya untuk jangka waktu satu tahun ke depan—dan alangkah lebih baiknya kamu membiasakan diri untuk  beli buku setiap bulannya.  Bila kamu sudah tau buku-buku apa saja yang kamu butuhkan, maka untuk menemukan judul-judulnya kamu bisa cari di bibliografnya pustaka, tanya pada teman-teman, searching di internet, dll. Jangan lupa rancang target-target yang hendak dicapai didasarkan pada kebutuhan diri.

4. Sebarkan virus membaca pada lingkungan sekitarmu. Tanpa kamu sadari, ketika kamu sudah cinta dengan buku kamu bakal lupa dimana-mana bahwa kamu selalu pegang buku. Nah itu yang kemudian bisa narik perhatian orang—yaa paling tidak ketika melihat tebal dan judul buku yang kamu baca. Maka, saat itu juga coba aja cerita-cerita tentang serunya kamu membaca buku.

Suka atau tidaknya kita dengan membaca, ga selalu karna kita sudah terbiasa dengan kondisi-kondisi lingkungan yang rutinitasnya bergandengan dengan buku. Tapi ga jarang, ternyata ada penghalang-penghalang yang justru muncul dari diri kita sendiri loh guys. Gimana mau baca buku kalau ditangan kita selalu ada gadget? Atau gimana mau baca buku kalau justru kita lebih suka menghabiskan waktu dengan tiduran atau bincang-bincang yang tak perlu bukan??Ayo membaca, karna membaca gerbangnya menembus dunia.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *