Sosok Ini Pasti Bikin Kamu Berdecak Kagum (Bagian 1)

sahabat
(Foto: Ilustrasi)

Dia seorang laki-laki bernama Abu Bakar ash-Shiddiq bin Abi Quhafah. Dialah laki-laki yang pertama kali beriman. Disebut-sebut jika keimanannya ditimbang dengan keimanan ummat, maka imannya lah yang lebih berat. Bersih hatinya, seorang yang pemalu, tegas namun pengasih, seorang saudagar mulia, pemilik fithrah yang lurus dan bersih dari noda jahiliyyah. Dia mengharamkan khamr atas dirinya pada masa jahiliyyah. Pun tidak pernah sujud kepada berhala.

Dia manjawab ajakan masuk islam tanpa keraguan. Dia telah berkawan akrab dengan Rasulullah SAW sebelum beliau diangkat menjadi Rasul. Dia mengetahui kejujuran dan akhlak beliau. Dia memberikan tangannya, sehingga menjadi tangan yang pertama yang membai’at beliau. Begitu masuk islam, dia langsung memikul amanat agama. Dia mulai berdakwah, mengajak manusia kepada agama Allah SWT.

 

Di tangannya, masuk islam enam orang dari sepuluh orang sahabat yang dijamin masuk surga. Ash-Shiddiq akan datang pada hari kiamat, sedangkan enam orang itu dan sejumlah besar lainnya yang masuk islam ditangannya, sudah terdapat dalam timbangan kebaikannya.

 

Dari Hisyam bin ‘Urwah, dari ayahnya, ia berkata,

“Abu Bakar masuk islam, sedangkan dia mempunyai 40.000. Dia menginfakkannya di jalan Allah, memerdekakan tujuh orang hamba sahaya yang disiksa karena Allah…”, sehingga Allah memujinya dengan turunnya ayat QS. Al-Lail: 17-21. Rasulullah SAW menyampaikan keutamaan-keutamaannya. Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda kepada Abu Bakar, “Berbahagialah! Engkau adalah ‘Atiiqullaah (orang yang dibebaskan oleh Allah) dari api neraka,” (HR. At-Tirmidzi).

Dari Abdullah bin Umar, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda kepada Abu Bakar,

“Engkau adalah sahabatku di haudh (telaga) dan sahabatku di gua” (HR. At-Tirmidzi. Haudh yakni telaga kautsar, dan gua yang dimaksud yakni gunung Tsur tempat keduanya bersembunyi di dalamnya ketika keduanya hijrah ke Madinah. Dari Amr bin al-‘Ash, ia berkata, “Aku berkata kepada Rasulullah SAW, ‘Ya Rasulullah, siapa orang yang paling engkau cintai?’, beliau menjawab, ‘Aisyah’. Aku bertanya lagi, ‘dari kaum laki-laki?’, beliau menjawab, ‘Ayahnya’ (Abu Bakar).” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi).

 

(Bersambung)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *